Sebagai desa dengan lahan sawah seluas 170,88 hektar dengan rata-rata hasil panen 1.085 ton satu kali musim dan dalam satu tahun bisa terdapat dua musim tanam, pengelolaan unit penggilingan padi menjadi salah satu potensi unggulan koperasi.
Unit ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan lokal, tetapi juga membuka peluang pengembangan produk beras kemasan dengan merek koperasi, yang bernilai jual lebih tinggi.